January 26, 2022

Manggarai Post

Gerbang Informasi Manggarai

Bernadus Nuel: Secara Pribadi Saya Dukung Pembangunan Pabrik Semen

Bernadus Nuel: Secara Pribadi, Saya Setuju Kehadiran Pabrik Semen

Saya secara pribadi, kehadiran tambang batu gamping dan pabrik semen saya setujui, 'tidak bicara secara lembaga', kalau melihat pernyataan dari keluarga di Lolok dan Luwuk tadi.

ManggaraiPost, Borong – Bernadus Nuel, Wakil I DPRD Manggarai Timur menyatakan setuju dengan rencana pembangunan pabrik semen di Luwuk, Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur.

Hal itu disampaikan Bernadus Nuel kepada ManggaraiPost.com saat melakukan kunjungan kerja bersama 12 anggota dewan lainnya pada hari Kamis, 4 Juni 2020.



Nuel mengatakan dukungannya tersebut secara pribadi setelah melakukan dialog dan mendengar secara langsung pernyataan dari warga di Lengko Lolok dan Luwuk.

“Saya secara pribadi, kehadiran tambang batu gamping dan pabrik semen saya setujui, tidak bicara secara lembaga, kalau melihat pernyataan dari keluarga di Lolok dan Luwuk tadi”, katanya.

Lebih lanjut dia katakan secara lembaga akan membahas ini bersama dengan pemerintah terkait keinginan masyarakat Lolok dan Luwuk.

BACA  Tim Amdal Gelar Konsultasi Publik Rencana Tambang Batu Gamping di Lengko Lolok

“Kami sudah merekam  suara dari masyarakat yang ada di Lengko Lolok dan Luwuk itu rata-rata 98 persen sudah setuju. Yang tidak setuju dari 89 KK di Lolok tadi 2 KK, yang setuju 87 KK, kemudian yang di sini, Luwuk tadi dari 67 KK ada 9 yang tidak setuju. Kami menyimpulkan bahwa 98 persen masyarakat  sudah setuju, kami belum bisa memutuskan untuk membahas di sini karena kami harus kembali ke lembaga duduk bersama pemerintah untuk membahas ini, yang setuju dan tidak setuju,” bebernya.

Dikatakannya lagi, pihaknya tidak bisa memberikan keputusan  karena hanya menjalankan fungsi kontrol dan pengawasan.

“Kami hanya fungsi kontrol dan awas. Kami akan panggil pa bupati, setelah itu kami akan datang kembali ke sini,” katanya

Nuel juga menyampaikan rasa tidak puasnya terhadap kehadiran warga Lengko Lolok yang tidak sempat hadir dalam dialog bersama sejumlah anggota dewan.

BACA  Sorgum Sehat, Sorgum Berduit

“Jujur, di Lolok tadi hanya 15 KK yang hadir, saya mau dari 89 KK semua hadir baik yang pro maupun yang kontra. Saya mau mendengarkan secara utuh suara dari mereka baik yang kontra maupun yang pro, alasannya apa yang terima, yang kontra juga alasannya apa mereka menolak,” keluhnya.

Ketika sejumlah wartawan menanyakan pendapatnya terkait rencana pembangunan pabrik semen, Nuel menyatakan dukungannya secara tegas.

“Saya secara pribadi, kehadiran tambang batu gamping dan pabrik semen saya setujui, tidak bicara secara lembaga, kalau melihat pernyataan dari keluarga di Lolok dan Luwuk tadi,” tegasnya.

Jujur bicara mengenai tambang yang dulu, lanjutnya, kontraknya bukan dengan Manggarai Timur, Manggarai Timur berdiri tahun 2007. Itu kita hanya dapat ampasnya; kita tidak tahu PAD-nya. Nah, kalau ini tambang dan pabrik semen jadi, PAD nya 48 Miliyar per tahun. Kalau benar yang dikatakan pa bupati. Itu baru PAD-nya, belum hotel, restoran, warung-warung di sekitar tambang. 48 miliar kali 5 tahun totalnya jadi 500 Miliyar. Kalau pemerintah betul-betul kelola dengan baik dana 500 Miliyar, maka infrastruktur jalan dan jembatan Manggarai Timur pasti maju.

BACA  Jatanras Polres Manggarai Ringkus Pencuri Asal Lengko Ajang

“Kalau jadi pabrik semen dan tambang batu gamping di sini, saya minta prioritaskan warga terdampak tambang batu gamping dan pabrik semen, ini pernyataan resmi saya. Kalau itu tidak dilaksanakan oleh perusahaan laporkan kepada kami, kami akan tegur mereka,” ungkapnya.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat, lebih khusus kepada warga yang SDM-nya cukup, baca itu perjanjian baik-baik, jangan sampai kita dibodohi.