January 25, 2022

Manggarai Post

Gerbang Informasi Manggarai

Kordiv HP3S Bawaslu Manggarai, Fortunatus Hamsah Manah bersama Pengawas Ad hoc Kecamatan Satarmese Barat

Jamin Keselamatan Kerja Pengawas Ad Hoc, Bawaslu Manggarai Jalin Kerja Sama dengan BPJS

ManggaraiPost, Ruteng – Dalam rangka melindungi dan menjamin keselamatan kerja para Pengawas Pemilu ad hoc di Kabupaten Manggarai dalam menjalankan kerja-kerja pengawasan, Bawaslu Kabupaten Manggarai di tahun 2020 ini telah mendaftarkan seluruh pengawas Pemilu ad hoc sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Bawaslu Kabupaten Manggarai distribusikan kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh jajaran penyelenggara pengawas ad hoc, pada Rabu (1/07/2020).



Program ini dalam rangka melindungi para pengawas yang bertugas mengawasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Manggarai 9 Desember mendatang.

Kordiv HP3S Fortunatus Hamsah Manah secara simbolik menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada jajaran pengawas ad hoc di Kecamatan Satarmese Barat, Rabu (1/07/2020) di sela acara Supervisi Pengawasan Pembentukan PPDP.

BACA  Kukuhkan Pengurus DKM, Bupati Hery Sampaikan Harapan-Harapannya

Koordinator Sekretariat Bawaslu Manggarai, Yoseph Djehadin menjelaskan program ini merupakan kerjasama antara BPJS Ketenagakerjaan dan Bawaslu Kabupaten Manggarai. Dengan demikian, seluruh resiko kecelakaan kerja yang dialami oleh pengawas adhoc mulai dari kecamatan hingga desa/kelurahan menjadi tanggungjawab BPJS Ketenagakerjaan.

“Kerja kepengawasan dalam Pilkada sangat rentan dengan kecelakaan bagi pengawas ad hoc, melalui BPJS Ketenagakerjaan ini maka pengawas diberikan perlindungan sosial”, katanya.

Jehadin berharap jajaran pengawas ad hoc dapat merasakan nyaman dalam melaksanakan pengawasan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai tahun 2020 ini. Kerjasama ini juga berlangsung hingga tahapan pemungutan dan perhitungan suara selesai dilaksanakan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai Marselina Lorensia juga menyampaikan bahwa BPJS Ketegakerjaan ini merupakan bentuk solidaritas. Tingginya intensitas pengawasan pada Pemilu tahun 2019 yang lalu menjadi dasar pertimbangan bagi Bawaslu dalam memberikan jaminan perlindungan diri tersebut.

BACA  Virus Covid-19 Varian Delta Mulai Masuk ke NTT, Masyarakat Diminta Taat Prokes

“Tingginya intensitas pengawasan pada Pemilu 2019 yang lalu merupakan pengalaman berharga bagi Bawaslu kabupaten Manggarai. Karena itu, kami coba membangun kerjasama dengan BPJS ketenagakerjaan” kata Marselina.

Marselina menambahkan, kerja-kerja pengawasan yang dilakukan tidak mengenal waktu dan sangat padat dan sudah sewajarnya jajaran pengawas ad hoc mendapatkan perlindungan asuransi untuk memberikan jaminan jika terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Dikatakannya, dalam menjalankan tugas, fungsi dan kewajibannya pengawas Pemilu dituntut bekerja sepenuh waktu. Karena pelanggaran itu bisa terjadi kapan saja. Untuk itu, sangat wajar jika jajaran pengawas ad hoc ini mendapatkan perlindungan asuransi ketenagakerjaan.