January 26, 2022

Manggarai Post

Gerbang Informasi Manggarai

Rapid Test terhadap 118 penumpang Kapal Sangke Palangga.

8 Orang Reaktif dalam Rapid Test 118 Penumpang Kapal Sangke Palangga

"8 orang tersebut akan dilanjutkan dengan pemeriksaan SWAB untuk diperiksa di laboratorium biomolekuler RS WZ Yohanes Kupang ataupun di laboratorium TCM RSUD Komodo Manggarai Barat dalam waktu dekat ini," tegas kadis kesehatan Paulus Mami.

ManggaraiPost, Labuan Bajo – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Manggarai Barat (Mabar) mengambil langkah cepat guna mencegah penyebaran Virus Corona semakin meluas di Kabupaten Manggarai Barat dengan melakukan Rapid Test terhadap 118 penumpang kapal Sangke Palangga yang datang dari Makassar, Sabtu (11/7) malam.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Paulus Mami pada media center Covid-19 Mabar mengatakan langkah pencegahan dilakukan sehubungan dengan adanya dua pasien positif Covid-19 di Mabar dan 1 pasien di Flores Timur yang mempunyai riwayat perjalanan menggunakan Kapal Sangke Palangga.



“Maka gugus tugas Covid-19 Mabar melakukan RDT kepada penumpang Kapal Sangke Palangga yang tiba di Labuan Bajo pada tanggal 11 Juli 2020,” katanya

BACA  Pengacara Ali Antonius Dinyatakan Bebas dari Tuntutan

Dijelaskannya, hasil RDT dari 118 penumpang, ada 8 orang yang hasilnya reaktif dan tim gugus tugas langsung membawa mereka ke rumah karantina Pemda di GOR.

“8 orang tersebut akan dilanjutkan dengan pemeriksaan SWAB untuk diperiksa di laboratorium  biomolekuler RS WZ Yohanes Kupang  ataupun di laboratorium TCM RSUD Komodo Manggarai Barat dalam waktu dekat ini,” tegas kadis kesehatan Paulus Mami.

Sementara untuk penumpang yang non reaktif diminta untuk melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing dan dihimbau untuk mematuhi portokol kesehatan, jelas Paulus.

Kadis Kesehatan berharap agar pemerintah kecamatan dan desa, RT, RW dan dusun agar terus mengawasi secara ketat masyarakat yang baru datang di wilayahnya untuk diawasi proses karantina mandiri dari setiap pelaku perjalanan dari Kapal Sangke Palangga.

BACA  Kunjungi Flores Timur dan Lembata, Menteri Johnny G. Plate: Bencana Tak Hambat Bangun Infrastruktur TIK

“New Normal tidak diartikan mengabaikan aturan pemerintah dan protokol kesehatan,” tegas Paulus Mami.

(mckabmanggaraibarat/Syarif ab)