January 26, 2022

Manggarai Post

Gerbang Informasi Manggarai

Bupati Agas Buka Pelatihan Pemandu Wisata Pedesaan

Bupati Agas dalam sambutannya, menegaskan bahwa pengembangan pariwisata berbasis masyarakat melalui pengembangan desa wisata di Matim harus ditingkatkan, baik potensi alam, budaya maupun pertanian.

ManggaraiPost, Borong – Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, secara resmi membuka pelatihan pemandu wisata pedesaan Matim dengan metode online yang dilaksanakan selama tiga hari ke depan terhitung dari 04 hingga 06 Agustus 2020. Kegiatan tersebut, bertempat di Aula Kopdit AMT Borong, Selasa (04/08/2020).

Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini melibatkan unsur Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS), perangkat desa dan masyarakat dengan mengambil tema “Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan dengan Pendekatan Pasar Pariwisata”.



Bupati Agas dalam sambutannya, menegaskan bahwa pengembangan pariwisata berbasis masyarakat melalui pengembangan desa wisata di Matim harus ditingkatkan, baik potensi alam, budaya maupun pertanian.

BACA  Klarifikasi Pencabutan Status Anak Angkat, Begini Pesan Deno untuk Masyarakat Golo Worok

Karena itu, ia meminta semua peserta pelatihan diharapkan untuk lebih serius guna meningkatkan pengetahuan serta menambah informasi khususnya yang berhubungan dengan pengetahuan pemandu wisata.

“Saya berharap agar saudara/saudari lebih serius dan fokus dalam mengikuti pelatihan, sehingga pengetahuan yang diperoleh bisa dibagikan dengan masyarakat di desa masing-masing,” ujarnya.

Bupati Agas juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada narasumber dari Fakultas Pariwisata Universitas Udayana Bali, Dekan Fakultas Pariwisata Udayana, I Nyoman Sukma Arida, Praktisi Pariwisata, Made Gunartha dan Gian Saputra serta narasumber dari DMO Flores.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Sumber Daya dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Matim, Rofinus Hibur Hijau, menjelaskan bahwa upaya peningkatan kualitas tata kelola destinasi pariwisata melalui pembangunan, pengembangan dan penataan kawasan pariwisata perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas masyarakat dan sumber daya manusia pelaku usaha kepariwisataan, salah satunya dengan pelatihan.

BACA  Setahun Menjabat DPRD Matim Periode III, Sipri Habur Paparkan LPJ kepada Masyarakat

Menurut Rofinus, tujuan dari kegiatan ini untuk mengedukasi masyarakat dan pelaku wisata dalam meningkatkan kemampuan tentang pemandu wisata pedesaan/perkotaan.

“Dengan adanya pelatihan tentu membawa harapan kelak dapat memberikan manfaat bagi pelaku usaha maupun masyarakat agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal bagi pengunjung di desa wisata,” ungkapnya.

Kontributor: Polce
Editor: Jy