January 25, 2022

Manggarai Post

Gerbang Informasi Manggarai

Herry Zadrak Kotta, Ketua Tim Amdal. (Foto: ManggaraiPost)

Konsultasi Publik Tambang Batu Gamping, Hery Kotta: Itu Seluruhnya Daerah Tambang

Secara tata ruang, ternyata daerah-daerah ini seluruhnya masuk daerah tambang. Di dalam RTRW itu ternyata daerah-daerah ini semuanya daerah tambang.

Tim Amdal dari Undana Kupang menggelar kegiatan konsultasi publik terkait rencana tambang batu gamping di Lengko Lolok, Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu, 12/09/2020.

Pada saat kegiatan konsultasi publik  tersebut, Ketua Tim Peneliti Amdal, Herry Zadrak Kotta, mengatakan daerah yang direncanakan sebagai tambang batu gamping itu seluruhnya merupakan daerah tambang.



“Secara tata ruang, ternyata daerah-daerah ini seluruhnya masuk daerah tambang. Di dalam RTRW itu ternyata daerah-daerah ini semuanya daerah tambang, di dalam tata ruang itu”, ungkapnya sambil menunjukkan slide peta rencana lokasi tambang dalam presentasinya.

BACA  Bonefasius Jeramat Bagikan APD kepada Petugas Posko Covid-19 di Poco Ranaka

Herry menegaskan pula bahwa peta penambangan izin baru berada di luar kawasan hutan.

“Bagaimana dengan posisi terhadap peta izin, peta penambangan pemberian izin baru, itu dia berada di luar kawasan hutan”, tegasnya.

Kemudian Ia menjelaskan alur kegiatan penambangan dan keuntungan serta manfaat yang diperoleh masyarakat dengan adanya kegiatan penambangan.

Selain itu Herry menyampaikan kepada masyarakat tentang perbedaan tambang batu gamping dan tambang mineral.

“Tambang batu gamping merupakan tambang sederhana seperti tambang pasir. Tambang habis tidak ada sisa. Beda dengan tambang mineral. Tambang mineral, diambil mineralnya. Yang bukan mineral, itu akan menjadi masalah. Tapi tambang gamping tidak”, jelasnya.

Terkait reklamasi, Herry menjelaskan bahwa batu gamping tidak seperti pasir yang dapat meresap air. Kegiatan reklamasi setelah tambang dapat menjadikan lokasi yang telah dilakukan penambangan menjadi daerah resapan yang luas.

BACA  Bonaventura Jemarut Berharap Distribusi BLT DD di Matim Tepat Sasaran

“Batu gamping itu tidak memiliki porositas primer, dia memiliki porositas sekunder (retakan). Untuk memperbanyak retakan setelah ditambang, maka perlu dilakukan soft blasting (peledakan ringan). Untuk apa? Untuk memperbanyak retakan-retakan, kemudian tanah yang sudah dikumpulkan tadi dikembalikan, ditanam sehingga akarnya juga mudah masuk dan daerah ini akan menjadi daerah resapan yang sangat besar”, tutupnya.

Kontributor: Polce
Editor: Jy