January 26, 2022

Manggarai Post

Gerbang Informasi Manggarai

Foto: Ketua Majelis Hakim Putu Lia Puspita, S.H., M.Hum (tengah), hakim anggota Carisma Gagah Arisatya, S.H dan Indi Mochtar Ismail saat membacakan putusan di PN Ruteng (Foto: Ist)

PN Ruteng Jatuhkan Putusan Sela Atas Gugatan Keluarga Almh Teresia Leonarda Juita

"Majelis Hakim telah memutuskan: Mengabulkan eksepsi para tergugat, menyatakan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perkara ini dan menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp.2.000.000,- (dua juta rupiah),” terang Carisma.

ManggaraiPost, Ruteng – Pengadilan Negeri (PN) Ruteng telah menjatuhkan putusan sela atas perkara perdata nomor: 22/Pdt.G/2020/PN.Rtg antara Laurensius Rendang (suami almh Teresia Leonarda Juita) melawan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Direktur BLUD RSUD dr. Ben Mboi, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi NTT, dan Direktur RSUD Prof. dr. W. Z. Johanes Kupang, Rabu (4/11/2020).

Sidang putusan tersebut dihadiri oleh Ketua Majelis Hakim Putu Lia Puspita, S.H., M.Hum, hakim anggota Carisma Gagah Arisatya, S.H dan Indi Mochtar Ismail, S.H., kuasa hukum Penggugat Marsel Nagus, SH, kuasa hukum Tergugat I, II dan III Fransiskus Ramli, SH Dkk, dan kuasa hukum Tergugat IV dan V.

BACA  Satu Orang Oknum Polisi Dilaporkan ke Polres Manggarai



Dihubungi oleh manggaraipost.com, Humas PN Ruteng, Hakim Carisma Gagah Arisatya, S.H. mengatakan bahwa PN Ruteng telah menjatuhkan putusan sela atas perkara nomor: 22/Pdt.G/2020/PN.Rtg pada hari Rabu 4 Nopember 2020.

“Majelis Hakim telah memutuskan: Mengabulkan eksepsi para tergugat, menyatakan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perkara ini dan menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp.2.000.000,- (dua juta rupiah),” terang Carisma.

Dihubungi terpisah, Fransiskus Ramli, S.H. selaku Kuasa Hukum Tergugat I, Tergugat II dan Tergugat III mengatakan bahwa dalam bagian eksepsi pihaknya mengajukan keberatan kalau Pengadilan Negeri Ruteng tidak berwenang memeriksa dan mengadili sengketa tersebut secara absolut.

“Berdasarkan objek sengketa, subyek hukum yang bersengketa dan sifat permasalahan hukum yang disengketakan Penggugat, gugatan Penggugat seharusnya diajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang di Kupang, dan bukannya ke PN Ruteng karena PN Ruteng tidak berwenang memeriksa dan mengadili sengketa tersebut secara absolut,” ungkapnya.

BACA  Dikejar Polisi, Maling di Robo Kabur Tinggalkan Sepeda Motor

Sebagaimana diketahui suami Almh. Teresia Leonarda Juita, Laurensius Rendang, mengajukan gugatan terhadap Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Direktur BLUD RSUD dr. Ben Mboi, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi NTT, dan Direktur RSUD Prof. dr. W. Z. Johanes Kupang, melalui kuasa hukumnya Marsel Nagus, SH, dalam perkara perdata Nomor: 22/Pdt.G/2020/PN.Rtg tanggal 18 Juni 2020 lalu.

Berdasarkan data yang dihimpun manggaraipost.com, Marsel Nagus, SH dalam surat gugatannya menjelaskan atas kelalaian para tergugat, penggugat meminta ganti rugi atas kerugian immaterial/kerugian idil atau kerugian moril karena penggugat telah mengalami perasaan takut, serta dikucilkan oleh warga masyarakat sekitarnya, gangguan atas ketenangan hidup, intimidasi, ancaman, teror.

BACA  Tanggap Darurat Bencana, Bank NTT Cabang Borong Bantu Korban Puting Beliung di Lamba Leda

Dalam gugatannya itu pula kuasa hukum penggugat menuntut agar PN Ruteng menghukum para tergugat mengganti rugi senilai 5 miliar atas kerugian immateriil yang dialami oleh keluarga penggugat, memerintahkan kepada tergugat untuk segera melakukan permohonan maaf kepada keluarga dan masyarakat Mangggarai, dan memulihkan hak penggugat dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya.

Lapran : Yohanes Marto