January 26, 2022

Manggarai Post

Gerbang Informasi Manggarai

Tokoh Pergerakan Mahasiswa dan Mantan Ketum PP PMKRI Max Wayong tutup Usia

Bagi Kader PMKRI, sosok Max Wayong adalah tokoh panutan yang sangat dihargai.

ManggaraiPost, Jakarta – Salah satu tokoh gerakan mahasiswa Indonesia dari tahun 1966 hingga 1970, Max Wayong dikabarkan telah tutup usia pada 5 November 2020 di Jakarta. Kepergian Mantan Ketum PP PMKRI periode 1969-1971 itu meninggalkan duka mendalam bagi kader PMKRI di Indonesia.

“Kami sangat berduka atas kehilangan Bang Max Wayong. Tenang bersama Para Kudus di Surga,” tulis Ketum PP PMKRI periode 2020-2022, Benidiktus Papa dalam pesan singkatnya kepada ManggaraiPosts, Sabtu (7/11/2020).



Benidiktus Papa mengungkapkan duka cita mendalam atas kepergian Almarhum Max Wayong. Bagi Kader PMKRI, sosok Max Wayong adalah tokoh panutan yang sangat dihargai.

BACA  PLN Perpanjang Diskon Tambah Daya “Super Merdeka” untuk UMKM dan IKM

“Ini menjadi hari yang sangat berat bagi segenap kader PMKRI karena kehilangan seorang Kader, Tokoh panutan yang sangat dihargai karena jasanya bagi perhimpunan dan bangsa,” jelas Benidiktus Papa.

Di mata Benidiktus Papa, Max Wayong adalah sosok kader paripurna, “Kekaguman dan kecintaan Kita kepada Beliau sungguh luar biasa,” terang mantan Ketua PMKRI Cabang Makassar itu.

“Apa yang beliau goreskan sebagai bagian dari sejarah PMKRI merupakan kehormatan yang harus dijaga dan dilanjutkan oleh setiap kader sebagai spirit perjuangan dalam membangun bangsa,” urainya.

Sejarah pergerakan mahasiswa Indonesia, nama Max Wayong tercatat sebagai salah satu tokoh gerakan mahasiswa angkatan 1966 sampai 1970-an. Selain menjabat fungsionaris di PMKRI, Max Wajong juga merupakan tokoh KAMI 1966 dan gerakan MALARI 1974. Nama Max Wajong patut dikenang karena kontribusi Beliau bagi bangsa dan negara.

BACA  Teror Bom Gereja di Makassar, PP PMKRI Desak TNI-POLRI Jamin Kenyamanan Ibadah Paskah Umat Katolik

Majalah Tempo edisi 19 Juni 1971 menulis, deklarasi untuk ‘menjadi penonton yang baik’ kala Pemilu 1971 sudah dimulai sejak akhir Maret dan awal April 1971 oleh Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia (PMKRI), Max Wajong. Namun, Max belum menyebut gerakan itu sebagai golongan putih (tirto.id, 20 Agustus 2018).

Beliau juga pernah menjabat koordinator IMCS ASIA PASIFIK 1971-1973. Pada tahun 1973-1976 Max Wajong pernah menjabat sebagai Sekjen IMCS-PAX ROMANA salah satu organisasi persatuan internasional cendekiawan dan mahasiswa Katolik untuk memajukan semangat persatuan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh ManggaraiPost.com, jenazah Almarhum Max Wayong dikremasi, abu dilepaskan ke laut.

Laporan: Yohanes Marto