January 25, 2022

Manggarai Post

Gerbang Informasi Manggarai

Relawan Muda DM Menilai Paslon H2N Berdebat Tanpa Gagasan Perubahan

"Perubahan yang tim H2N kampanyekan selama ini seperti kata tanpa makna. Masyarakat yang selama ini penasaran dengan jargon perubahan akhirnya bisa menyadari bahwa tidak ada konsep yang jelas dari tagline perubahan itu," ungkap Tales Yulianus.

ManggaraiPost, Ruteng – Tahapan Kampanye Pilkada serentak Kabupaten Manggarai kini memasuki babak baru. Pada hari Sabtu, 14 November siang tadi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai selaku penyelenggara Pilkada telah menggelar debat publik yang menghadirkan dua paket Paslon Cabup-Cawabup.

Kedua paslon tersebut masing-masing atas nama Dr. Deno Kamelus, SH. MH berpasangan dengan Drs. Viktor Madur disebut Paslon Deno – Madur (DM) dan Herbertus G.L. Nabit, SE., Ma berpasangan dengan Heribertus Ngabut, SH disebut Paslon Hery-Heri (H2N).



”Debat dipandang sebagai salah satu wujud pendidikan politik kepada warga negara. Debat sangat penting sebagai preferensi pemilih pemula dan pemilih rasional yang belum memberikan pilihan politiknya,” ungkap ketua KPUD Manggarai Ketua Thomas Aquino Hartono dalam sambutannya pada kegiatan tersebut.

Debat merupakan bentuk edukasi dan pendidikan politik demokrasi kepada warga negara, ”Masyarakat diajak berpartisipasi dalam mengawal agenda dan program Bupati dan Wakil Bupati terpilih,” kata Thomas Aquino Hartono.

Melalui forum yang diselenggarakan oleh KPUD Manggarai itu, masing-masing paslon memberikan informasi secara menyeluruh kepada pemilih sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan pilihan politik mereka. “Untuk konteks Manggarai, pemilih dapat lebih mengerti garis besar kebijakan pembangunan Paslon selama 5 tahun kedepan dan cara-cara yang digunakan untuk mewujudkan program program strategis,” ungkap Thomas Aquino Hartono.

BACA  Rekrut TFL Sanimas Manggarai Diulang, SK Terdahulu Ditarik Lagi
Debat publik dua paket Paslon Cabup-Cawabup Pilkada Manggarai yang diselenggarakan KPU Manggarai. (Foto: Istimewa)

Senada dengan itu, Koordinator Relawan Muda Deno-Madur (DM), Tales Yulianus mengungkapkan bahwa debat terbuka merupakan kesempatan bagi masyarakat Manggarai untuk menilai kualitas Paslon Bupati dan Wakil Bupati yang akan bertarung di Pilkada Manggarai.

“Hari ini dua pasangan calon yakni DM dan H2N mempertontonkan kualitas mereka di ruang publik dalam debat terbuka. Setelah disimak, kami dalam barisan Relawan muda DM menilai bahwa kualitas paket Deno-Madur jauh di atas Hery-Heri,” jelas Tales Yulianus dalam siaran pers yang diterima ManggaraiPost.com, Sabtu (14/11/2020).

Dalam rilisnya Koordinator Relawan Muda Deno-Madur (DM) itu menguraikan, Paket Deno-Madur menyampaikan Visi dan Misi Manggarai Maju sesuai dengan yang disampaikan saat kegiatan kampanye dan sosialisasi yang dilakukan selama ini. Sementara H2N yang menggunakan jargon “Perubahan” yang ternyata memiliki visi-misi yang hampir sama dengan Deno-Madur.

“Perubahan yang tim H2N kampanyekan selama ini seperti kata tanpa makna. Masyarakat yang selama ini penasaran dengan jargon perubahan akhirnya bisa menyadari bahwa tidak ada konsep yang jelas dari tagline perubahan itu,” jelas Thales Yulianus.

Bahkan saat perdebatan berlangsung, jelas Thales, beberapa kali H2N mengakui dan menyepakati gagasan yang disampaikan oleh paket Deno-Madur. Ini menunjukan bahwa konsep pembangunan dari Deno-Madur sudah benar dan tepat lalu disepakati oleh H2N.

BACA  Yayasan Mariamoe Peduli dan BI Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

“Sementara dari H2N sendiri, kita tidak melihat ada tawaran gagasan yang lebih menarik. Apa yang mau diharapkan dari kandidat ini, tidak ada gagasan baru yang mereka sampaikan,” kata Thales.

Menurut Thales, Relawan Muda DM bahkan menilai paket H2N hanya menunjukkan konsep yang tidak masuk akal. Sebagai contoh, dalam beberapa kesempatan kampanye paket H2N berjanji menaikan 100% tambahan penghasilan guru honorer. Selain itu memberikan bantuan untuk pembersihan lahan tidur bagi masyarakat sebesar Rp1.000.000/ kk.

Jika dikalkulasi jumlahnya pasti sangat fantastis dan sangat tidak bersesuaian dengan jumlah APBD Kabupaten Manggarai saat ini.

Kemudian, saat ditanya oleh Paket DM tentang sumber dana untuk memenuhi janji tersebut, ternyata Paket H2N ingin mengandalkan hasil investasi pada PT.Manggarai Multi Investasi atau PT. MMI.

“Pada hal kalau mau dicari tahu tentang pendapatan asli daerah yang bersumber dari PT. MMI, selama ini jumlahnya hanya pada kisaran 100 hingga 200 juta. Lalu dibagi untuk ribuan guru honorer, kemudian bantuan untuk pembersihan lahan tidur masyarakat. Sudah pasti tidak akan cukup,” jelas Thales.

BACA  Kata Bupati Dula Soal Jenasah PDP Hilang dari Liang Lahat

Menurut Thales, kalau H2N punya konsep untuk mengembangkan investasi di PT.MMI, dengan target menghasilkan PAD yang lebih besar untuk memenuhi janjinya tersebut maka mestinya dia menjelaskan kepada publik seperti apa konsep itu.

“Bukan malah menyampaikan pernyataan yang membingungkan dan tidak masuk akal. Dari sini kita bisa menilai dan janji-janji seperti itu sudah pasti tidak akan bisa dipenuhi,” tegasnya.

Karena itu, lanjut Thales, dari rangkuman keseluruhan hasil debat yang telah dilaksanakan, Relawan Muda DM menyimpulkan bahwa H2N tidak memiliki konsep yang bisa meyakinkan untuk membangun Manggarai agar menjadi lebih baik pada 5 tahun yang akan datang

Berbeda halnya dengan paket Deno-Madur. Dalam debat DM menyampaikan keberhasilan yang telah dilakukan selama kurang lebih 4 tahun terakhir. Seperti Intervensi terhadap Bantuan Rumah tidak Layak Huni, pengembangan Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri), Pengembangan Jaringan dan elektrifikasi (Listrik) Pembangunan infrastruktur jalan raya, fasilitas kesehatan dan lain-lain.

“Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat Manggarai yang belum tentukan arah dukungan dan pilihan, terutama generasi muda dan para pemilih pemula, sudah saatnya kita berada dalam barisan yang sama untuk minum madu yang sudah teruji dan terbukti membangun Manggarai,” tutupnya.

Laporan: Yohanes Marto