January 25, 2022

Manggarai Post

Gerbang Informasi Manggarai

Foto: Anggota DPR Provinsi NTT Yohanes Rumat SE dan Bupati Manggarai Timur saat peresmian gedung RKB SMA Negeri VIII Nul, Rabu (15/01/2020).

Kontak Erat Bupati Matim, Begini Hasil Rapid Test Antigen DPR Hans Rumat

Yohanes Rumat memberikan apresiasi terhadap gerak cepat kepala Laboratorium Kesehatan Dinkes NTT yang sigap mendeteksi materi Corona Virus Disease 19 terhadap dirinya.

ManggaraiPost, Borong – DPR Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Yohanes Rumat, SE terkonfirmasi negatif usai menjalani rapid test antigen di Laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Selasa, 19 Januari 2021.

“Yohanes Rumat, Anggota DPRD Provinsi NTT, dalam keadaan sehat berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium rapid test antigen COVID-19,” demikian tulis Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi NTT Drs. Agustinus Sally, Apt.,MM dalam surat keterangan hasil pemeriksaannya.



Sekertaris Komisi V DPRD Provinsi NTT itu memberikan apresiasi terhadap gerak cepat Kepala Laboratorium Kesehatan Dinkes NTT yang sigap mendeteksi materi Corona Virus Disease 19 terhadap dirinya.

BACA  PPK Satarmese Utara Bekali PPS dan PPDP dengan Bimtek Mutarlih

“Oleh karena itu kita memberikan apresiasi kepada Labkes Dinas kesehatan provinsi NTT karena sangat siap siaga dan gerak cepat semua petugas pendukungnya bekerja keras dan laporan hasilnya juga tidak lama-lama,” jelas anggota dewan yang disapa Hans itu.

“Sekali lagi sebagai Sekertaris Komisi V DPRD Provinsi yang bermitra dengan kantor Labkes, memberikan penghargaan setinggi tingginya atas pelayanan gerak cepat ini,” tambahnya.

Sebelumnya dikabarkan, anggota DPRD Provinsi dapil NTT IV itu memiliki riwayat kontak erat dengan Andreas Agas, Bupati Manggarai Timur yang kini berstatus positif COVID-19.

“Setelah jalani rapid test di Laboratorium milik Dinas kesehatan provinsi NTT pada jam 10.00 siang ini oleh Dokter Agus, kepala laboratorium, saya dinyatakan sehat,” jelas Yohanes Rumat via WhatsApp kepada ManggaraiPost.

BACA  Langgar Prokes, Sejumlah Pelaku Perjalanan Diganjar Push Up di Posko Covid-19 Nte'er

Riwayat kontak antar kedua pejabat publik tersebut diduga terjadi pada saat kegiatan syukuran dan peresmian gedung 3 ruangan kelas baru (RKB) SMA Negeri VIII Nul yang dibangun menggunakan anggaran dana alokasi khusus (DAK) Provinsi tahun 2020.

“Perlu kami sampaikan bahwa tertanggal 16/01/2021, saya bersama bapak Bupati Kabupaten Manggarai Timur serta jajaran OPD-nya melakukan kunjungan bersama di SMAN 8, Desa Nul, Kecamatan Poco Ranaka dalam rangka misa syukuran sekaligus peresmian atas hasil kerja gedung baru 3 ruangan yang bersumber dari DAK tahun anggaran 2020,” papar Hans.

Hans menambahkan, pada hari Jumat 15 Januari 2021 pagi, ia berangkat dalam satu mobil dengan Bupati Agas dari Rujab Bupati Manggarai Timur menuju SMA Negeri VIII Nul di Desa Poco Lia, Kecamatan Lamba Leda Selatan.

BACA  Yayasan Mariamoe Peduli dan BI Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

“Diakui, saya dan Bapak Bupati Andreas Agas berangkat satu mobil sejak dari Rujab ke Nul Poco Ranaka dan saat kembali juga satu mobil,” jelasnya.

Sebagai pejabat publik, Hans berharap perlu sikap terbuka terhadap masyarakat, “Sehingga penyakit atau virus ini tidak menakutkan tetapi kita harus bersahabat dengannya tentu dengan cara memperhatikan standar pencegahan yg di sampaikan oleh pemerintah atau WHO,” tutupnya.

Laporan: Yohanes Marto