January 25, 2022

Manggarai Post

Gerbang Informasi Manggarai

Foto diselah Proses Serah terima Vaksin di Gudang Farmasi RSUD Borong. || Foto: Dok. Istimewa.

Dinkes NTT Distribusikan 230 Vial Vaksin Covid-19 Tahap II untuk Manggarai Timur

Kabupaten Manggarai Timur mendapatkan 230 vial vaksin Covid-19 tahap II. Vaksin ini nantinya akan disimpan di Gudang Farmasi RSUD, Borong, berlokasi di Kompleks.

ManggaraiPost, Borong – Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mendistribusikan 230 vial vaksin Covid-19 tahap II untuk Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Sabtu 06 Maret 2021.

Proses distribusi vaksin menggunakan jalur transportasi udara, dari Bandar Udara Eltari Kupang. Sebanyak 230 vial vaksin itu tiba di Bandara Udara Soa, Kabupaten Ngada pukul 13:15 WITA. Selanjutnya vaksin dihantarkan menuju Matim menggunakan kendaraan operasional Kantor Pos dan Giro cabang Ruteng. Tiba di Borong pada pukul 16:15 WITA.



Berdasarkan keterangan surat Nomor: P2P.443/DINKES/439/III/2021, 04 Maret 2021, tentang Permintaan Personil Penjemputan dan Pengawalan Vaksin Covid-19 Tahap II dan Logistik pendukung, proses distribusi vaksin dari Badara Soa, dikawal ketat oleh petugas gabungan TNI-POLRI, Satpol PP dan Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten.

BACA  Viktor B. Laiskodat: NTT Masih Kurang 800 Ribu Ton Semen Per Tahun

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) P2P Dinkes Matim, Pranata Kristiani Agas, S.Far., Apt, menjelaskan usai serah terima vaksin dari petugas Kantor Pos dan Giro Cabang Ruteng, untuk sementara vaksin tersebut diamankan di Gudang Farmasi RSUD Borong.

”Kabupaten Manggarai Timur mendapatkan 230 vial vaksin Covid-19 tahap II. Vaksin ini nantinya akan disimpan di Gudang Farmasi RSUD, Borong, berlokasi di Kompleks,” jelas Pranata Kristiani Agas, saat dihubung oleh ManggaraiPost.com, via WhatsApp, Minggu 7 Maret 2021, siang.

Kabid P2P Dinkes Matim itu menerangkan
prioritas vaksin Covid-19 tahap akan II akan diberikan kepada petugas pelayanan publik di setiap instansi pemerintahan, “Prosesnya dilaksanakan secara bertahap. Tidak semua OPD,” jelasnya.

BACA  Sekedar Berpendapat Tentang Pabrik Semen di Manggarai Timur

“Saat ini masih direkap. Beberapa instansi yang pasti yaitu petugas ‘frontline’ dan Operator perekaman Disdukcapil, Petugas kebersihan lingkungan BLHD, para Petugas lapangan Dishub, Petugas lapangan P2KB, Petugas di BKD, Inspektort, DPMPTSP dan BKMPSD,” urainya.

Selain itu, Pranata Kristiani menjelaskan, pemberian vaksin juga akan diprioritaskan bagi Jurnalis di wilayah Manggarai Timur, Tokoh Agama di 12 Kecamatan, TNI-POLRI, para Camat dan Kepala Desa.

“Intansi vertikal seperti BPJS, Kemenag, PMI, petugas Kantor Pos, pelayan publik di SPBU Borong, Bea Borong Mano dan Pota,” jelasnya.

Sedangkan khusus Aparatur Sipil Negera (ASN), jelas Kabid P2P Dinkes Matim itu,
“Terbatas pada pegawai lapangan dan OPD dengan kriteria beresiko tinggi (high risk) dan pejabat daerah dan seperti Anggota DPRD,”. Serta Guru, “Representatif Borong, Ranamese dan Kotakomba,” jelasnya.

BACA  Marius Jelamu: NTT Harus Sudah Mulai Akrab dengan Investasi

Laporan: Yohanes Marto.