January 26, 2022

Manggarai Post

Gerbang Informasi Manggarai

Data Tidak Lengkap Saat RDP, Kadis Perindagkop Mabar Disuruh Pulang

Akibat tak memiliki data valid, lanjut Marsel, Disperindagkop tak mampu menjawab sejumlah pertanyaan anggota DPR saat RDP berlangsung.

ManggaraiPost, Labuan Bajo – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT, Fransiskus Sukur, terpaksa disuruh pulang dari ruang rapat DPRD Manggarai Barat, Jumat (13/3/2021).

Wakil Ketua II DPRD Mabar, Marselinus Jeramun kepada Wartawan menerangkan, Kadis Perindagkop tersebut disuruh pulang karena tidak menyiapkan data secara lengkap pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manggarai Barat.



“RDP batal dilanjutkan karena dinas terkait tidak menyiapkan data lengkap,” kata Marsel Jeramun.

Akibat tak memiliki data valid, lanjut Marsel, Disperindagkop tak mampu menjawab sejumlah pertanyaan anggota DPR saat RDP berlangsung, terutama yang berkaitan dengan data.

BACA  Bertambah 9 Orang, Manggarai Barat jadi Epicentrum Covid-19 di Flores

Sedianya, pada Rapat Dengar Pendapat tersebut akan dibahas sejumlah agenda penting, diantaranya data valid para pengguna pasar, retribusi, dan juga berkaitan dengan data pupuk di wilayah Kabupaten Manggarai Barat.

“Terutama data valid tentang pengguna pasar kita dan retribusi setiap tahun yang kita dapat dari pasar, termasuk tadi yang kita minta supaya siapkan data tentang evaluasi pendistribusin pupuk karena tupoksi untuk mengawasi pupuk ada di Perindagkop,” jelas Marsel.

DPRD Manggarai Barat juga meminta kepada Disperindagkop Mabar sebagai instansi teknis agar menyampaikan secara terbuka jika ada oknum pemerintah atau ASN yang terlibat urusan pupuk selama ini.

“Tadi kita minta dibuka seterang-terangnya, termasuk kalau memang ada oknum Pemerintah juga yang ikut bermain di sini,” kata Marsel.

BACA  Gubernur Laiskodat Perintahkan GM Hotel di Labuan Bajo Sediakan Kopi Colol

Rencananya, RDP baru akan dilanjutkan setelah Disperindagkop telah melengkapi data-data yang diminta.

Red