January 25, 2022

Manggarai Post

Gerbang Informasi Manggarai

Bupati Nabit: Jangan Biarkan Pemerintah Berpikir, Berjalan dan Bekerja Sendiri

Masyarakat diminta berpartisipasi secara aktif dalam berbagai segi perencanaan pembangunan untuk memperkaya ide dan pemikiran serta tindakan-tindakan pemerintah.

ManggaraiPost, Ruteng – Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai mengharapkan masyarakat berpartisipasi secara aktif dalam memperkaya rencana pembangunan serta mengawasi pelaksanaannya.

Hal itu disampaikan Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, S.E.,M.A, saat membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 Tingkat Kabupaten Manggarai, hari ini Selasa (16/3), pukul 09.30 wita, bertempat di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai.



Bupati Nabit menegaskan, Pemerintah bukanlah single fighter dalam proses pembangunan.

“Jangan biarkan pemerintah berpikir, berjalan dan bekerja sendiri, yang pada akhirnya merasa benar dan menang sendiri, Jangan biarkan itu. Masyarakat diminta berpartisipasi secara aktif dalam berbagai segi perencanaan pembangunan untuk memperkaya ide dan pemikiran serta tindakan-tindakan pemerintah”, kata Bupati Nabit dalam sambutannya.

Proses perencanaan menuju ke arah perubahan pembangunan, lanjutnya, diperlukan perpaduan dari sejumlah pendekatan. Karena itu, dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama yang baik dari pemerintah, aparatur negara, masyarakat, dunia usaha, media, dan akademisi.

BACA  Tanggap Darurat Bencana, Bank NTT Cabang Borong Bantu Korban Puting Beliung di Lamba Leda

“Proses perencanaan harus bisa memadukan beberapa pendekatan yakni politis, teknokratik, partisipatif, bottom up dan top down. Forum konsultasi publik yang strategis ini merupakan salah satu model pendekatan partisipatif dan bottom up dalam proses perencanaan pembangunan”, terangnya.

Bupati Nabit menerangkan, rencana kerja Pemda Kabupate Manggarai pada tahun 2022 difokuskan pada pemulihan ekonomi. Program pemulihan ekonomi tersebut berupa perbaikan infrastruktur secara menyeluruh dan peningkatan produksi pada setiap bidang, peningkatan daya saing melalui peningkatan keahlian SDM dan produksi barang dan jasa, serta peningkatan ekspor barang komoditi dengan memanfaatkan perkembangan infrastruktur di Kabupaten Manggarai Barat.

“Kami percaya penuh bahwa dengan semangat kebersamaan dan keterbukaan, kita pasti membawa Manggarai ke arah yang lebih baik yakni Manggarai yang lebih maju, lebih adil, dan berdaya saing”, tandasnya.

Bupati Nabit juga menekankan tentang pentingnya keterlibatan generasi muda dalam proses perencanaan pembangunan di Manggarai.

“Dari sisi pemulihan ekonomi, kita (pemerintah) akan melibatkan begitu banyak anak-anak muda, talenta-talenta baru”, tambahnya.

BACA  Pimpin Daerah Manggarai, Bupati Hery Sebut 3 Hal Penting yang Harus Dijalankan

Selain itu, ia juga mengajak seluruh ASN untuk senantiasa mengembangkan diri agar bisa berjalan beriringan dengan tuntutan kemajuan jaman.

Menurutnya, pemerintah sedang menghadapi perkembangan kemajuan masyarakat yang lebih cepat. Karena itu, Pemda tidak punya pilihan lain, selain mengembangkan dirinya dan berharap agar seluruh jajarannya berupaya untuk memperbaiki diri serta mengembangkan ilmu dan keahliannya.

“Untuk teman-teman (ASN) yang masih muda dalam birokrasi, ada jabatan Eselon Empat, ada staf, asah terus kemampuan. Pada akhirnya kalian akan bertarung bukan dengan sesama orang Manggarai tetapi dengan orang-orang dari luar yang akan juga ingin bersaing (di Manggarai) karena ini Indonesia”, pungkasnya.

Sementara itu, Eji Jerahi, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, Evaluasi, dan Pelaporan Bappelitbangda Kabupaten Manggarai, dalam laporannya mengatakan bahwa forum tahunan ini dilakukan dalam rangka memperoleh masukan-masukan dan saran penyempurnaan terhadap rencana program kerja pemerintah darerah untuk tahun 2022.

“Tahapan perencanaan pembangunan tahunan dimulai dari Rancangan Awal RKPD, Konsultasi Publik, Musrenbangcam, Forum Perangkat Daerah, Musrenbang Kabupaten, dan Rancangan Akhir RKPD”, paparnya.

BACA  Pengawasan Ketat Terus Dilakukan terhadap Pelaku Perjalanan di Manggarai

Untuk rancangan awal penyusunan RKPD Tahun 2022, lanjutnya, tetap mengacu pada rancangan awal RKPD Propinsi, RKPD Nasional, dalam kaitan dengan sasaran prioritas pembangunan.

Merujuk pada Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah, pasal 80 ayat 1 dan 2 dikatakan bahwa rancangan awal RKPD dibahas bersama Pimpinan Perangkat Daerah dan Pemangku Kepentingan dalam forum konsultasi publik untuk mendapatkan masukan dan saran dalam rangka penyusunan RKPD.

“Masukan dan saran akan dirumuskan dan dimasukan dalam Berita Acara Kesepakatan yang akan ditandatangani oleh Kepala Bappelitbangda, Kepala Perangkat Daerah, serta Keterwakilan masyarakat yang hadir”, kata Eji.

Eko berharap agar pelaksanaan Forum Konsultasi Publik yang dilaksanakan tersebut dapat menjadi sebuah media pembentukan komitmen seluruh Stakeholder Pembangunan dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengawasan, serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan RAPBD Kabupaten Manggarai.

Selain diikuti oleh Para Asisten dan Pimpinan Perangkat Daerah, juga menghadirkan sejumlah tokoh masyarakat, LSM, dan pegiat muda.

Red