October 23, 2021

Manggarai Post

Gerbang Informasi Manggarai

Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi Dana Bos di SMPN I Reok Capai 839 Juta

"Tim Penyidik Cabang Kejaksaan Manggarai di Reo telah menetapkan 2 (dua) orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) reguler Tahun Anggaran 2017 sampai dengan 2020 di SMPN I Reok", kata Bayu.

ManggaraiPost, Ruteng – Tim Penyidik Cabang Kejaksaan Negeri Manggarai di Reo menetapkan 2 (dua) orang tersangka dalam perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler Tahun Anggaran 2017, 2018, 2019 dan 2020, pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) I Reok, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Jumat (25/7) bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Manggarai.

Dalam keterangan persnya, pada Kamis (1/7), Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Bayu Sugiri, S.H. menyampaikan tentang penetapan 2 (dua) tersangka dalam kasus penyalahgunaan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler pada SMP Negeri I Reok Tahun Anggaran 2017, 2018, 2019, dan 2020.

BACA  Polres Manggarai Kembali Berhasil Bekuk 2 Orang DPO Kasus Pencurian



“Tim Penyidik Cabang Kejaksaan Manggarai di Reo telah menetapkan 2 (dua) orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) reguler Tahun Anggaran 2017 sampai dengan 2020 di SMPN I Reok”, kata Bayu.



Lebih lanjut Bayu menyampaikan, Tersangka yang pertama yaitu HN, S.Pd. (59), laki-laki, beralamat di Gandong, RT.002/RW.001, Desa Salama, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai sebagai PNS Guru/Kepala Sekolah SMP Negeri I Reok selaku Penanggung jawab dan Pengguna Dana BOS.

“HN. S.Pd. ditetapkan sebagai Tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Manggarai di Reo Nomor Print-07/N.3.17.8/Fd.1/04/2021 tanggal 19 April 2021 Jo. Penetapan Tersangka Nomor: B134/N.3.17.8/Fd.1/06/2021 tanggal 25 Juni 2021,” terangnya.

Pages ( 1 of 4 ): 1 234Next »