December 3, 2021

Manggarai Post

Gerbang Informasi Manggarai

Lahan Milik Pemda Manggarai di Nanga Banda Diklaim Oleh Seorang Warga

Laki-Laki 45 tahun itu bahkan lantang menyebut tidak mengakui adanya sejarah penyerahan tanah Nanga Banda kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai, yang diserahkan saat masa pemerintahan Raja Ngambut.

Namun, kata dia, Herdin sempat menemuinya dan menceritakan bahwa keluarga pihak Herdin pernah mendapat hibah tanah dari mendiang Muhamad Yusuf Daeng Marola kepada Abdul Hamid keturunan Subandri pada tahun 1998.

“Sejak dari kakeknya, Herdin memang tidak ada jejak memiliki tanah di Nanga Banda. Hanya Herdin pernah bilang begitu kepada saya, kalau dia bilang pernah dapat tanah dari Almarhum Muhamad Yusuf Daeng Marola,” ujarnya.



Terpisah, seorang petani garam, Abdul Hamid Usman (56) di lokasi tambak garam Nanga Banda mengatakan, sejak tahun 1997 silam sebagai petani garam, tidak pernah melihat Herdin ataupun keluarganya beraktifitas di Nanga Banda.

BACA  Tiga Catatan Kritis untuk Program “Petani Merdeka” Rezim Hery-Heri

“Kalau tidak pernah ke sana artinya memang tidak ada lahan di sana toh. Begitu saja. Baru sekarang dia klaim ada apa itu,” ungkap Hamid.

Terpisah, Lurah Baru, Yosep Sudarso menolak diwawancarai mengenai sejarah penyerahan tanah di Nanga Banda kepada pemerintah sebab hal itu telah diputuskan dalam rapat baru-baru ini bahwa informasi terkait lahan Nanga Banda hanya bisa disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten.

Yuga

Pages ( 4 of 4 ): « Prev123 4