October 23, 2021

Manggarai Post

Gerbang Informasi Manggarai

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Desa Bangka Kenda

Kejadian itu diketahui orang tua korban saat mendengar teriakkan dari warga masyarakat sekitar bahwa ada orang yang gantung diri di pohon mangga di depan rumahnya.

ManggaraiPost, Ruteng – Seorang warga masyarakat Kampung Coco Sangge, Desa Bangka Kenda, Kecamatan Wae Ri’i Kabupaten Manggarai meninggal dunia dengan cara gantung diri pada Senin (27/9) sekitar pukul 07.00 Wita.

Korban gantung diri tersebut diketahui berinisial M S (23), laki-laki, alamat Coco Sangge, Desa Bangka Kenda, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai.



Kapolres Manggarai, AKBP Mas Anton Widyodigdo, melalui Paur Humas Ipda I Made Budiarsa menjelaskan bahwa korban gantung diri menggunakan seutas tali nilon yang diikatkan pada leher dan dikaitkan pada dahan pohon mangga dan saat ditemukan Korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan lidah menjulur keluar dan mengeluarkan air liur dari mulut.

BACA  Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto Jadi Saksi Nikah Aurel dan Atta



Kejadian itu, kata Made, diketahui orang tua korban saat mendengar teriakkan dari warga masyarakat sekitar bahwa ada orang yang gantung diri di pohon mangga di depan rumahnya pada pukul 06.30 Wita.

“Mendengar teriakkan warga, orang tua korban (Bernadus Bahar) keluar rumah dan melihat korban (M S) dalam posisi gantung diri di dahan pohon mangga,” katanya.

Orangtua korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Sekertaris Desa Bangka Kenda dan Selanjutnya sekertaris Desa Bangka Kenda melaporkan kejadian tersebut ke Unit Opsnal Satuan Intelkam Polres Manggarai.

Atas informasi tersebut, Piket Fungsi dan unit Identifikasi Polres Manggarai berangkat menuju TKP untuk melakukan olah TKP dan mencari saksi dan barang bukti.

BACA  Disdukcapil Manggarai Pinjam Blangko KTP Elektronik di Disdukcapil Matim

“Setelah Unit Identifikasi melakukan olah TKP Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Bangka Kenda Kecamatan Wae Ri’i Kabupaten Manggarai dengan menggunakan mobil idenfikasi Polres Manggarai,” ujar Made.

Setibanya di Puskesmas Kenda Kecamatan Wae Ri’i Kabupaten Manggarai, petugas melakukan pemeriksaan luar tubuh korban.

Dari hasil pemeriksaan di Puskesmas Kenda, tidak ditemukan tanda- tanda kekerasan pada tubuh korban. Setelah dilakukan pemeriksaan, selanjutnya korban dibawa ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulans Puskesmas Kenda.

Setiba di rumah duka, jenasah korban langsung disemayamkan dan rencana pemakamannya masih menunggu hasil koordinasi dengan pihak keluarga.

“Pihak keluarga menerima dengan ikhlas kematian korban sebagai musibah serta bersedia membuat surat pernyataan bahwa orangtua dan keluarga tidak akan menuntut dilakukan penyelidikan atau proses hukum terkait kematian korban,” tutupnya.

BACA  Poltekkes Kupang Dukung Pencanangan ODF Pemda Manggarai

Red